Labels

Sunday, December 18, 2016

Majelis Hakim Akan Pertimbangkan Lokasi Pemindahan Sidang Ahok

Pengadilan Negeri Jakarta Utara belum mau memindah lokasi persidangan kasus penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI non aktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di bekas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2016) mendatang. Bandar Sakong Online

Walaupun ada rekomendasi dari Kepolisian Daerah Metro Jaya untuk memindah lokasi persidangan tersebut.

Humas PN Jakarta Utara, Hasoloan Sianturi mengatakan lokasi persidangan akan tetap dilaksanakan di Jakarta Pusat.

Sesuai dengan keputusan majelis hakim. Sakong Online

"Ya, saya tidak mendengar yang lain dari yang ditetapkam majelis saat tutup dan tunda sidang selasa yang lalu," kata Hasoloan saat dihubungi Warta Kota di Semanggi, Jakarta Selatan, Minggu (18/12/2016).

Menurutnya evaluasi dari kepolisian akan tetap diperhatikan.

Namun, untuk sementara memang persidangan digelar di bekas PN Jakarta Pusat.

"Hasil Evaluasi sampai pada rekomendasi Polisi akan menjadi bahan pertimbangan penting buat majelis nanti utk memutuskan dan menetapkan tentang bagaimana tempat persidangan yang kondusif," ucapnya.

Oleh sebab itu, pihak PN Jakarta Utara akan melakukan rapat guna membahas kebijakan lokasi sidang penistaan agama tersebut.

"Apabila sudah ada rekomendasi ke majelis pasti dipertimbangkan," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, lokasi sidang kasus dugaan penistaan agama Gubernur DKI non aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pengadilan Negeri Jakarta Utara atau bertempat di bekas PN Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Gambir, Jakarta Pusat, kurang memadai.

Oleh sebab itu, PN Jakarta Utara memiliki wacana setelah mendapatkan rekomendasi dari Polda Metro Jaya untuk memindahkan lokasi persidangan.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana menyampaikan, usulan itu disampaikan pada Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara dalam rapat evaluasi pengamanan sidang perdana Ahok.

Menurut Suntana, ada beberapa alasan polisi merekomendasikan sidang lanjutan Ahok dipindah.

"Kita sampaikan beberapa rekomendasi, ada di Cibubur, Ragunan, dan beberapa tempat. Ketua pengadilan berpandangan sama dengan kita memang perlu ada cari tempat yang lain," kata Suntana di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (16/12/2016).

Suntana menampik, kurang layaknya Gedung bekas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang dipakai Pengadilan Negeri Jakarta Utara, jadi alasan polisi rekomendasikan sidang Ahok pindah lokasi.

Salah satu alasan utama polisi terkait dampaknya pada arus lalu lintas.

"Kemarin kita harus mengalihkan arus karena kemacetan terjadi. Kita juga lihat sendiri kondisi di PN Jakarta Utara, akhirnya kegiatan sidang lain terganggu juga," kata Suntana.

Selain itu, di lokasi kemarin, kata dia, juga terdapat sentra-sentra ekonomi.

Suntana khawatir nantinya sidang Ahok yang menyedot banyak perhatian publik itu justru berdampak negatif bagi sentra ekonomi di sekitaran lokasi.

"Kita menginginkan satu situasi kondisi lokasi sidang yang fokus dan nyaman tidak terganggu yang lain," ucap Suntana.

Suntana menegaskan, usulan pindah lokasi belum diputuskan.

Hanya Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang punya wewenang memutuskan soal lokasi sidang Ahok nantinya.

Pindah atau tidak, Suntana menegaskan, polisi maksimal melakukan pengamanan.

"Agar kegiatan sidang memberikan rasa aman kepada jaksa, hakim, pihak terkait sidang, termasuk masyarakat yang menonton dan masyarakat yang berkendara," ucap Suntana. Main Sakong Online

Namun, Suntana belum mau merinci detail soal wacana tempat lokasi sidang Ahok yang direkomendasikan polisi.

Suntana menyatakan, usulan itu disampaikan saat rapat koordinasi evaluasi pengamanan sidang perdana Ahok.

Suntana menyebut usulan itu diajukan semata demi membuat lancar sidang yang menyedot perhatian publik itu.

"Pada prinsipnya kita menyarankan untuk lokasi yang sangat tenang, nyaman," ujar Suntana.

Suntana memastikan pengadilan belum memutuskan jadi atau tidak sidang lanjutan kasus Ahok dipindah. Agen Sakong Online

Hal itu, kata Suntana, masih dalam pembahasan.

"Hari ini tim dipimpin Kapolda melihat beberapa tempat alternatif, nanti akan disampaikan kepada Ketua Pengadilan yang pantas dan layak dari segi keamaaanan dan segi lain," jelas Suntana.

Suntana membantah usulan itu sebagai bentuk intervensi.

Dia menyatakan, usulan diajukan semata demi prinsip kenyamanan dan keamanan sidang yang menyedot perhatian khalayak ini.

"Tetap keputusan di Ketua Pengadilan Negeri (Jakarta Utara)," ucap Suntana.

Dia menegaskan ada potensi kalau sidang Ahok bakal dipindah lokasi. Sebab, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara disebut sependapat dengan usulan polisi.

"Ada potensi (dipindah). Beliau (Ketua PN Jakarta Utara) itu sudah sampaikan, lebih baik dipindah tapi tempat belum ditentukan," ucapnya.

Kalau polisi bicara faktor kenyamanan dan keamanan, lain lagi dengan PN Jakarta Utara.

Suntana bilang Ketua PN Jakarta Utara menyampaikan kalau sidang Ahok kemarim juga membuat sidang lainnya tertunda.

"Kami diskusi dengan ketua pengadilan agar bisa memikirkan solusi terbaik untuk tempat dan tak menggangu arus lalu lintas dan lain-laim. Sampai sekarang belum diputuskan," ujar Suntana.

http://iclubqq.net/hokibet365-bandar-bola-togel-casino-tangkas-bandar-q-poker-online/

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.